Powered By Blogger

Rabu, 05 Januari 2011

"Tweener" Menjadi Andalan Roger Federer Akhir - Akhir Ini

Doha - Pukulan melalui bawah kaki atau yang dikenal dengan sebutan "tweener" masih menjadi andalan Roger Federer mengawali musim tahun 2011 ini. Bermodalkan pukulan khas itu, petenis asal Swiss ini memantapkan langkahnya di Qatar Open setelah mengalahkan petenis jebolan babak kualifikasi asal Belanda Thomas Schoorel 7-6 (3), 6-3.

Federer, yang kini menduduki peringkat dua dunia, mengikuti langkah sang rival Rafael Nadal yang mengalahkan Karol Beck 6-3, 6-0 untuk mendapatkan tempat di babak kedua.

Setelah melalui set pertama yang cukup berat, Federer seperti menemukan kembali kekuatannya di set kedua. Ayah dari dua putri kembar ini pun bisa menemukan cara yang manis untuk menutup pertandingan. Federer mengejar bola yang jatuh di depan setelah menyentuh net, pukulan di bawah kaki pun membawa bola jatuh tanpa balas di sudut lapangan Schoorel.

"Itulah satu pukulan terbaik yang saya miliki sepanjang karir saya, satu pukulan yang bisa membuat saya berbalik melihat dan tentu saja tersenyum puas," katanya. Sebelumnya, senyuman itu menjadi milik Schoorel yang baru menikmati pertandingan di level ATP. Petenis berusia 21 tahun itu memang sempat menyusahkan Federer di set pertama.

Federer mengandalkan pukulan tweener dalam dua ajang AS Terbuka. Selain itu, pukulan serupa pernah muncul di turnamen Shanghai Masters tahun lalu, serta Dubai Terbuka di tahun 2007. Di babak kedua nanti, Federer akan berjumpa rekan senegaranya Marco Chiudinelli, yang mengalahkan Reda El Amrani 3-6, 7-6 (3), 6-3.

Federer berharap dirinya bisa memberikan hasil terbaik seperti saat menjuarai turnamen ini pada 2005 dan 2006. Pemegang 16 gelar juara itu setidaknya bisa belajar dari perjuangan melawan Schoorel sepanjang 68 menit kali ini. "Memang pertandingan kali ini sangat sulit, terutama di set pertama. Saya berharap saya bisa bermain baik kali ini," katanya.

Federer menyadari keberadaan Nadal dalam turnamen ini akan membuat semuanya menjadi semakin menarik. Berbeda dengan Federer, Nadal yang kini berada di puncak peringkat dunia memang tidak kesulitan menghadapi Beck. Tiga kali Nadal mematahkan servis Beck di set kedua untuk memastikan kemenangan.

"Saya ingin memberikan yang terbaik dan bisa konsisten," kata Nadal. Petenis asal Spanyol ini memang sangat ingin bisa mendominasi lapangan Grand Slam seperti saat bisa menjuarai Prancis Terbuka, Wimbledon, dan Amerika Serikat Terbuka tahun lalu. Maka, petenis yang juga sangat haus akan gelar perdana di Doha itu berupaya memberikan yang terbaik di babak kedua.

dikuti dari tempointeraktif.com

 video aksi roger federer menggunakan pukulan melalui bawah kaki "tweener"
http://www.youtube.com/watch?v=VZsfJHELolA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar